KONSEP DAN PENDEKATAN SISTEMATIS 

 A. Konsep perencanaan dan sistem
      1.  Pengertian Perencanaan


Menurut Ibrahim (dalam Afandi 2009) mengatakan bahwa secara garis besar perencanaan pembelajaran mencangkup kegiatan merumuskan tujuan apa yang akan dicapai oleh suatu kegiatan pembe;ajaran, cara apa yang dipakai untuk menilai pencapaian tujuan tersebut, materi dan bahan apa yang akan disampaikan, bagaimana cara menyampaikannya, serta alat atau media apa yang diperlukan. Sengan cara perencanaan pembelajaran guru dapat memperkiran, mempersiapkan, dan menentukan tindakan apa yang akan dilakukan pada waktu proses pembelajaran berlangsung. Pada tahap ini guru mempersiapkan segala sesuatunya agar proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif.
      Sedangkan menurut Toeti Soekamto (dalam Afandi 2009) mendefinisikan pembelajaran sebagai usahan untuk mempermudah proses belajar mengajar sehingga diperlukan perencanaan pembelajaran. peremcanaan pembelajaran dapat dikatakan sebagai pengembangan pembelajaran yang merupakan sistem yang terintegrasikan dan terdiri atas beberapa unsur yang saling berinteraksi.
Perencanaan pembelajaran diartikan sebagai suatu proses penyusunan materi pembelajaran, penggunaan media pengajaran,
      Dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran adalah suatu rangkaian kegiatan siswa yang tersusun untuk menunjang kegiatan belajar. Perencanan pembelajaran sendiri dapat dikatakan sebagai pedoman mengajar bagi guru dan siswa yang saling terhubung dan menunjang unsur komponen yang ada didalam pembelajaran.
  2. Prinsip Perencanaan Pembelajaran
Menurut Sagala (dalam Afandi 2009) Beberapa prinsip pembelajaran, yaitu :
a. Membatasi sasaran atas dasar tujuan intruksional khusu dan menetapkan pelaksanaan kerja untuk mencapai hasil yang maksimal melalui proses penentuan target pembelajaran
b. Membatasi sasaran atas dasar tujuan intruksional khusu dan menetapkan pelaksanaan kerja untuk mencapai hasil yang maksimal melalui proses penentuan target pembelajaran
c. Mengembangkan alternative-alternatif yang sesuai dengan strategi pembelajaran
d. Mengumpulkan dan menganalisis informasi yang penting untuk mendukung kegiatan pembelajaran 
e. Mempersiapkan dan mengkomunikasikan rencana-rencana dan keputusan-keputusan yang berkaitan dengan pembelajaran kepada pihak yang berkepentingan
Prinsip Perencanaan Pembelajaran : 
1)  Signifikan 
 2) Relevansi 
 3)Adaptif  
  4)Feasibilitas 
  5)  Kepastian 
  6)Ketelitian 
  7)Waktu 
  8)Monitoring 
9) Isi perencanaan
    3. Karakteristik Perencanaan Pembelajaran
Menurut Banghart dan Trull dalam Fatimah (2015) menjelaskan terdapat beberapa karakteristik perencanaan pengajaran yaitu:
a. Merupakan proses rasional, sebab berkaitan dengan tujuan social dan konsep–konsepnya yang dirancang oleh banyak orang.
b. Merupakan konsep dinamik, sehingga dapat dan perlu dimodifikasi jika informasi yang masuk mengharapkan demikian.
c. Perencanaan terdiri dari beberapa aktivitas, aktivitas itu banyak ragamnya, namun dapat dikategorikan menjadi prosedur-prosedur.
d. Perencanaan pengajaran berkaitan dengan pemilihan sumber dana, sehingga harus mampu mengurangi pemborosan, duplikasi, salah penggunaan dan salah dalam manajemennya.  
Karakteristik Perencanaan Pembelajaran 
    a. Penyusunan perencanaan pembelajaran ditunjukkan terhadap siswa yang belajar
    b. Memiliki tahapan-tahapan (persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan tindaklanjut)
    c. Sistematis
    d. Pendekatan sistem
    c. Pembelajaran yang humanis 
4. Manfaat perencanaan pembelajaran 
Dalam bukunya Darwyn Syah berjudul Perencanaan Sistem Pengajaran Pendidikan Agama Islam, tertulis manfaat yang diperoleh dari perencanaan pengajaran dalam proses belajar mengajar yaitu:
 a. sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan.
 b. Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsure yang terlibat dalam  kegiatan
 c. Sebagai pedoman kerja bagi setiap unsure, baik unsure guru maupun unsure murid.
 d. Sebagai alat ukur efektif tidaknya suatu pekerjaan, sehingga setiap saat diketahui ketepatan dan kelambatan kerja. 
 e. Untuk bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan kerja. Untuk menghemat waktu, tenaga, alat-alat dan biaya
 f. Untuk menghemat waktu, tenaga, alat-alat dan biaya
B. Pendekatan Sistem dalam Pembelajaran
   1. Pengertian Sistem
     Menurut Malaby (2008) sistem berasal dari bahasa yunani yaitu ‘system’ yang mempunyai arti serangkain dari obyek-obyek yang digabungkan oleh suatu kerangka interaksi yang teratur  atau saling bergantungan. Sementara pendekatan adalah suatu cara untuk menangani suatu masalah.  
     Sedangkan menurut Gagne dan Briggs (dalam Salamah, 2006) menyatakan sistem sebagai suatu cara yang terorganisir untuk mencapai tujuan tertentu, apakah untuk seluruh masyarakat atau untuk sebagian masyarakat. Briggs menyatakan, sistem sebagai rencana kerja yang terpadu dan semua komponen sistem (sub sistem) yang dirancang untuk memecahkan kebutuhan tertentu. 
    Menurut Jujun S. Suriasumantri (2001), bahwa sistem dapat dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu: (a) Sistem tertutup yang berarti sebuah sistem yang dalam proses kegiatannya tidak berhubungan dengan sistem-sistem luarnya. Contohnya: sistem kehidupan masyarakat Badui asli. (b)  Sistem terbuka yang berarti sebuah sistem yang berhubungan dengan sistem-sistem lainnya dalam melakukan proses kegiatannya. Contohnya kegiatan pada kegiatan sistem pendidikan 
    Jadi dapat disimpulkan bahwa sistem adalah atau kumpulan prosedur, fakta dan pendaapat yang saling keterkaitan satu sama lain dan tersusun secara teratur. 
  2. Pengertian Pendekatan
      Menurur Malaby (2008) pendekatan sistem adalah suatu pendekatan pemecahan masalah yang dilakukan secara sistematis dan menyeluruh (sistemik). Dalam hal ini sistematik adalah suatu analisis dan evaluasi yang memperhatikan seluruh faktor yang berhubungan dengan masalah itu termasuk keterkaitan antar faktor yang bersangkutan. Pendekatan sistem mendorong untuk membuat model-model guna memahami kejadian-kejadian, pola perilaku yang menyebabkan kejadianitu dan yang lebih utama lagi adalah mengetahui struktur yang bertanggung jawab terhadap pola perilaku. Dengan mengetahui struktur yang bersangkutan maka akan dapat mengindetifikasi lebih tepat bagian yang paling memegang peranan dalam sistem itu sehingga untuk dapat mengadakan perbaiki atau perubahan yang harus didahulukan atau diprioritaskan. 
Dapat disimpulkan bahwa pendekatan sistem adalah alat atau teknik yang dirancang untuk memenuhi suatu sistem yang sudah tersusun teratur.  
   3. Pembelajaran sebagai suatu sistem
a.Sistem pembelajaran merupakan suatu kombinasi terorganisir yang meliputi unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan, dan prosedur yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Bentuk sederhana pendekatan sistem dalam pembelajaran mengindetifikasi, mengembangkan, mengevaluasi, dan merevisi. 
b.Bentuk sederhana pendekatan sistem dalam pembelajaran yaitu mengindetifikasi, mengembangkan, mengevaluasi dan merevisi. 
   4. Manfaat Penerapan Pembelajaran 
a. Dapat memecahkan masalah-masalah yang dihadapi kegiatan perencanaan
b. Menghasilkan rumusan rencana pembelajaran yang bermutu
c. Dapat menyusun sistem pembelajaran yang aktif dan efesien


 



Komentar

Postingan populer dari blog ini